ESENSI USIA
Oleh: Herti Gustina
kukira bertambah, nyatanya berkurang
nyanyian indah bersemayam bersama rangkaian aksara
melebur menjadi satu cerita
terkubur menyergapi kenangan yang tak bertepi
lembayung sempat menyinggahi payung hidup
tak berapa jua pernah terukir cerita duka
namun suka lebih indah untuk dipapah
dulu ditimang, dimanja
sekarang dipinang, berkembang
tak perlu berharap tiupan lilin di atas kue tart
cukup pejamkan mata lalu tadahkan tangan
Tuhan itu kuasa
halaman baru siap dibuka
antologi kehidupan hari demi hari akan dapat dibukukan
tinggal menunggu tanggal penerbitan
revisi, koleksi, cetak
retakkan segala keraguan
seni itu tak bertuan
tinggal hidangkan, lalu nikmati
estetika penuh cinta
usia tak seberapa
kurang namun berkembang
Jambi, 10 Januari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar